IT KONSULTAN JAKARTA

Cara Mengatasi “500 Internal Server Error”

Posted On By Naufal
Cara Mengatasi “500 Internal Server Error”

Mengatasi “500 Internal Server Error”

 

Sebagai pemilik website terjadinya masalah saat dikunjungi bisa menjadi musibah, apalagi kalau situs anda bukan blog biasa tapi adalah toko online. Wah… bisa hilang penghasilan anda kalau calon pembeli tidak bisa mengakses website anda. Bukan berarti situs biasa kalah penting, tapi kalau sudah mengalami “500 Internal Server Error” mau tidak mau kita harus mencari penyebab dan solusinya.

http-500-internal-server-error

500 Internal Server Error adalah kode HTTP untuk pesan kesalahan umum yang disebabkan server tempat hosting website anda. Ada beberapa penyebab terjadinya error ini seperti kesalahan pada file htaccess anda, waktu proses server terlalu lama (timeout), atau kesalahan ijin akses. Masalah yang paling umum adalah terjadinya timeout akibat proses terlalu lama atau penggunaan resource hosting berlebihan.

Validasi Konfigurasi Htaccess

Cek kembali isi file htaccess website anda, apalagi kalau anda telah mengubahnya karena mengatifkan friendly url atau permalink. Salah 1 karakter saja otomatis server akan mengeluarkan pesan internal server error.

htaccess-file

Ijin Akses Di Server

Pastikan hak akses di hosting anda sudah sesuai, umumnya 755 atau 644 tergantung jenis filenya sudah cukup. Coba semua permissions dibuah ke 777 dan satu per satu diubah ke 755.

Mengurangi Beban Server Hosting

Kalau anda menggunakan CMS seperti WordPress maka pasang plugin untuk cache seperti QuickCache dan W3 Total Cache. Dengan melakukan caching pada halaman situs anda maka server tidak harus membuat halaman baru untuk setiap pengunjung, ini sudah mengurangi beban cukup banyak. Menggunakan CDN juga bisa membantu untuk menyebarkan beban kerja hosting anda.

cpanel-stats-resource-usage

Lainnya

Solusi diatas adalah yang paling umum digunakan dalam mengatasi 500 Internal Server Error, tapi kalau masalah anda disebabkan proses server yang terlalu lama maka alternatifnya adalah upgrade hosting anda ke yang lebih baik. Ini bisa berarti pindah hosting atau mencoba menggunakan VPS. Semoga berhasil.